Kelebihan dan Kekurang Menabung di Celengan Daripada di Bank

Kelebihan dan Kekurang Menabung di Celengan

Walau ada biaya administrasi bulanan, sebagian besar orang sekarang lebih pilih menaruh uangnya di bank. Hal seperti ini lumrah saja kerena bank juga memberi sarana transaksi berbagai macam serta bermanfaat. Akan tetapi, itu bukan bermakna menabung dicelengan telah dibiarkan kebanyakan orang. Agar bagaimanapun, bila dibanding, baik menabung di bank ataupun di celengan mempunyai keunggulan serta kerugian semasing.

Orang yang manfaatkan celengan tidak dapat disangkal masih tetap ada. Mereka tidak cuma anak-anak, orang dewasa juga sering. Begitupun dengan uang yang ditabung: bukan sekedar uang logam receh saja, tetapi juga uang kertas nominal besar. Tidak hanya ada yang menabung di bank serta di celengan, beberapa lagi ada yang di kedua-duanya. Alasannya berbagai macam. Diantaranya, menabung dicelengan untuk untuk menghimpun receh. Sesudah banyak baru dipindahkan ke bank.

Buat yang sempat menaruh uang di kedua-duanya sudah pasti rasakan ketidaksamaan, keunggulan, keuntungan, kekurangan serta kerugian menabung baik di bank ataupun di celengan. Lantas bagaimana buat yang belumlah? Jika ingin tahu ingin tau, tersebut uangindonesia.com rangkumkan rinciannya. Keunggulan serta kekurangan menabung uang di celengan dibanding di bank

Ringkasan ini semakin banyak mengulas keunggulan serta kekurangan menaruh uang di celengan. Untuk keuntungan serta kerugian menabung di bank akan di ulas besok saja. Kenapa? Karena bila dipadukan, tulisan ini menjadi begitu panjang.

Keunggulan:

1. Tidak ada potongan untuk biaya administrasi

Nikmatnya menabung di celengan ialah tidak ada potongan biaya administrasi. Beberapa produk tabungan bank memang ada pula yang gratis, tapi itu banyaknya begitu jarang. Sebagian besar rekening bank akan memotong Rp10.000,00–Rp20.000,00 per bulan dengan automatis langsung dari saldo nasabah.

Bagaimana bila saldo tengah kosong? Pada prasyarat serta ketetapan salah satunya rekening bank yang sempat saya baca, bila saldo nasabah kurang untuk biaya administrasi dalam periode tiga bulan beruntun, karena itu rekening akan ditutup (hangus) dengan sepihak tiada pemberitahuan terlebih dulu.

Berlainan dengan menabung di celengan. Kita cuma butuh beli celengan sekali pada pertama kalinya. Harga nya juga relatif murah. Bahkan juga jika ingin lebih irit dapat membuat celengan sendiri dari barang sisa didalam rumah. Misalnya kaleng, toples, atau botol minuman yang tidak terpakai lagi.

2. Waktu menabung yang fleksibel

Keuntungan menabung di celengan selanjutnya ialah dapat dikerjakan setiap saat. Tujuannya, kita dapat masukkan uang ke dalamnya baik pagi, sore, subuh, atau petang. Bahkan juga baru bangun tidur serta belumlah mandi juga tidak jadi masalah.

Sedang pada bank cuma dapat setor tunai saat buka saja. Persisnya pada pukul kerja, sekira jam 07.30–16.00. Diluar jam itu tutup. Begitupun hari Minggu serta hari besar. Telah waktu dibatasi semacam ini, sering juga disana tetap harus antre panjang karena ramai.

Dengan perubahan tehnologi, sekarang ini memang banyak bank telah menyiapkan mesin setor tunai. Buat yang belumlah tau, bentuk mesin ini serupa ATM. Fungsinya untuk setor tunai tak perlu menghadap teller. Bisa dipakai 24 jam nonstop. Sayangnya, jumlahnya mesin ini masih tetap hanya terbatas atau belumlah sekitar sebanyak ATM.

3. Tidak ada batasan minimal

Ketentuan menabung di bank tentu lebih ketat jika di banding menabung di celengan yang dapat disebut bebas. Misalnya saja masalah jumlahnya uang yang akan ditabung. Pada bank, setoran awal waktu buka rekening biasanya Rp250.000,00–Rp500.000,00. Sedang setoran selanjutnya minimum Rp50.000,00.

Bagaimana dengan menabung dicelengan? Di sinilah salah satunya keuntungan menabung dicelengan yang tidak dipunyai waktu menabung di bank. Kepingan uang nominal berapapun tidak ada yang melarang untuk dimasukkan ke situ.

4. Tidak gampang tergoda untuk berbelanja di luar


Tabungan dicelengan pastinya cuma ditinggal dalam rumah saja. Walau berat bila di bawa-bawa, tapi itu malah keuntungannya. Pikirkan saja jika gampang, pastinya ke mall lihat barang potongan harga langsung tergoda untuk memecahkan celengan ditempat itu juga. Meskipun barang itu sebetulnya tidak demikian diperlukan.

Berlainan dengan tabungan bank yang dibarengi kartu ATM. Orang pergi ke manakah saja tentu bawa serta kartu itu. Bila ada dalam keadaan seperti diatas, tentu mesti sekuat tenaga meredam diri tidak untuk tarik tunai untuk beli barang potongan harga itu.

Kekurangan:

Tidak hanya keunggulan seperti uraian diatas, menabung di celengan ada kekurangannya juga. Beberapa salah satunya seperti berikut:

1. Tingkat keamanan rendah

Menabung di celengan dapat disebut aman serta tidak aman. Keadaan ini bergantung kondisi rumah Anda. Adakah bagian keluarga yang menyukai ambil uang punya bagian keluarga lainnya ataukah tidak. Bila iya, bermakna dapat disebut kurang atau bahkan juga begitu tidak aman.

Lalu, keamanan tabungan uang di celengan juga di pengaruhi dimana Anda menaruh celengannya. Walau tidak ada lubang lainnya terkecuali tempat untuk masukkan uang, janganlah salah uang di dalamnya masih dapat diambil dengan pertolongan gunting atau lidi lewat lubang kecil itu tak perlu mengakibatkan kerusakan tubuh celengan tersebut.

2. Gampang tergoda untuk membongongkar serta ambil isi celengan

Kekurangan menabung pada celengan setelah itu seringkali timbulnya bujukan untuk membuka serta ambil dalamnya walau belumlah penuh. Argumen bujukan ini muncul berbagai macam. Seperti ingin tahu jumlahnya di dalamnya, sehari-hari dipandang mata, ada dalam kamar sendiri, dll

Argumen ingin membuka celengan berbagai macam. Salah satunya karena ingin tahu ingin tau jumlahnya dalamnya. Atau juga bisa ada keperluan lainnya yang walau sebenarnya tidak mesti membuka celengan juga dapat diupayakan. Akan tetapi, demikianlah umumnya beberapa orang yang menabung di celengan dibanding di bank.

3. Uang kertas terancam rusak, uang logam terancam habis waktu berlakunya

Menaruh uang di celengan begitu berlainan dengan di Qbank. Di bank, walau uang yang Anda setor lusuh atau 1/2 rusak, waktu diambil lagi tidak tahu lewat ATM atau teller bisa diyakinkan dapatnya uang wajar gunakan. Bahkan juga jika ada, bisa ditukar dengan uang keluaran paling baru yang masih tetap begitu mulus.

Berlainan dengan menaruh uang di celengan. Apakah yang Anda masukan, itu dalamnya. Di lebih, karakter barang biasanya: dalam periode panjang, uang kertas dapat lebih lusuh atau menjadi lecet dikarenakan dipaksakan waktu dimasukkan.

Bagaimana dengan uang logam? Memang lebih bertahan lama jika dibanding uang kertas. Akan tetapi, bila celengan tidak dibongkar dalam kurun waktu panjang, bisa-bisa uang-uang koin itu telah habis waktu berlakunya. Perlu untuk diketahui, uang ada juga waktu kadaluarsanya. Biasanya pada 5–10 tahun ke depan.

4. Berat serta dimensi fisiknya yang makan ruang

Seperti yang telah disebutkan diatas. Menabung di celengan, uangnya masih berbentuk cas. Lama-lama celengannya makin berat. Ini adalah salah satunya kekurangan selanjutnya. Dengan keadaan semacam itu, tabungan celengan cuma dapat ditinggal dalam rumah. Di taruh dalam almari juga terkadang makan tempat.

Sedang waktu menabung di bank, uang akan menjadi bentuk saldo. Di tangan kita cuma memegang kartu ATM serta buku tabungan yang ukurannya kecil. Buku tabungan mudah di taruh dimana-mana, sedang kartu ATM tinggal taruh saja didalam dompet. Gampang banget kan?

0 Response to "Kelebihan dan Kekurang Menabung di Celengan Daripada di Bank"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel